Pengurus

TUJUH PRINSIP KOPERASI: 1. Bebas dan sukarela 2. Demokratis 3. Partisipasi anggota 4. Otonom dan mandiri 5. Pendidikan, pelatihan, informasi 6. Kerjasama antar koperasi 7. Peduli terhadap masyarakat

BERDIRI 11 MEI 2001
2001-2009 Ketua: Prof. DR. Dr. M. Ahmad Djojosugito, MHA. 2009-2014 Ketua: Dr. Kadarsyah, MS. 2014-2019 Ketua: Dr. Kadarsyah, MS

MASA BAKTI 2014 - 2019
DEWAN PENASEHAT: Ketua: Prof. Dr. I.O. Marsis, Sp.OG (K) (President Elect). Anggota: Prof. DR. Dr. F. A. Moeloek, Sp.OG (K), Prof. DR. Dr. A. Djojosugito, Sp.B, MHA, Dr. Merdias Almatsier, Sp.S (K), DR. Dr. Fachmi Idris, M. Kes, Dr. H. Kartono Muhamad, Dr. H. Abdullah Cholil, MPH
BADAN PENGAWAS: Ketua: Dr. Prijo Sidipratomo, Sp.Rad (Ketua Purna). Sekretaris: Dr. Nurhidayat Pua Upa, MARS. Anggota: Dr. Gatot Soetono.MPH, Dr. Dyah Waluyo
PENGURUS: Ketua: Dr. Kadarsyah, MS. Sekretaris: Dr. Daeng M. Faqih, MH, Bendahara: Dr. Nusye E. Zamsiar, MS, Sp.OK.

GENERAL MANAGER: Dr. Dien Kurtanty, MKM

Primkop-IDI adalah Badan Khusus Ikatan Dokter Indonesia(IDI) tercantum dalam ART IDI Bab II Pasal 50. Didirikan pada tanggal 11 Mei 2001 dengan SK Meneg Koperasi dan UKM No. 98/BH/MENEG/V/2001 adalah badan hukum yang menjalankan usahanya berdasarkan prinsip universal koperasi bagi seluruh Anggota Ikatan Dokter Indonesia yang berjumlah 113.000 dokter.

Selasa, 30 Juni 2015

2 days to go...


Menerjang-berkembang seperti TORNADO


Hukum alam Sebab-Akibat, menanam yang baik akan panen yang baik pula


People Power


Partisipasi Rakyat di Bidang Kesehatan


ATM Kesehatan Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa merupakan lembaga nirlaba milik masyarakat Indonesia yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa dengan dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Shadaqah, Wakaf) serta dana sosial lainnya dari perorangan, kelompok dan perusahaan / lembaga. Dana sosial yang terkumpul disalurkan melalui 4 program utama, yaitu dalam bidang ekonomi, sosial, pendidikan, dan kesehatan. Layanan Kesehatan Cuma-Cuma merupakan program/gerakan kesehatan yang diinisiasi oleh Dompet Dhuafa dengan cakupan wilayah kerja berbasis provinsi meliputi program promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. 

Dalam pengembangan program kesehatan berbasis kawasan, salah satu program yang ditik beratkan adalah pengembangan program promotif dan preventif. Menurut Riset Kesehatan Dasar 2013, penyebab terbesar angka kesakitan penduduk dipicu oleh faktor perilaku sebesar 70%, lingkungan sebesar 20% dan 10% disebabkan faktor genetika. Menurut PB IDI, di Korea, screening/profiling kesehatan individu dengan menyasar kelompok sasaran sehat dan beresiko melalui screening medik (medical check up dasar), dalam 5 tahun secara mengejutkan mampu memberi insentif penghematan biaya kesehatan rumah tangga sebesar 50% dibandingkan rata-rata pengeluaran rumah tangga pada periode sebelumnya. 

Berdasarkan hal tersebut, maka dibutuhkan aktivitis screening medik sekaligus edukasi tentang pentingnya memelihara kesehatan kepada kelompok sasaran sehat maupun beresiko agar terhindar dari pembiayaan perawatan yang tidak perlu di masa yang akan datang. Dompet Dhuafa bekerja sama dengan PRIMKOP IDI menyelenggarakan “Anjungan Tes Medik” (ATM), sebuah sistem deteksi dini dalam bentuk pemeriksaan medik terstandar (Medical Check Up).

Peluncuran ATM Kesehatan Dompet Dhuafa

TUJUAN KICK OFF ATM DOMPET DHUAFA
1. Memperkenalkan program ATM Dompet Dhuafa
2. Mendorong keterlibatan kelompok masyarakat yang berpotensi dalam program ATM
3. Aktivasi keterlibatan volunteer dalam akselerasi masyarakat sehat


WAKTU DAN TEMPAT
Hari / Tanggal : Kamis, 2 Juli 2015 

Waktu : Pkl 10.00 – 12.00 WIB 
Tempat : Padepokan Zammi Karina Indonesia Kp. Mampangan No. 103 RT 002/017 Kemiri Muka Beji Depok

Senin, 29 Juni 2015

Partisipasi Rakyat dalam Pembangunan Kesehatan


Komunikasi lancar


Komunikasi Pusat dengan Frontliner


KONEKTIVITAS


Imdonesia Makmur, Indonesia Sehat


Minggu, 28 Juni 2015

Bagaimana pembangunan kesehatan berwawasan tol laut?


Sentral Komunikasi


Elan Vital Rakyat Desa (Energi Hidup dan Daya Dorong Sendiri)